Melansir dari Alodokter, artritis reumatoid atau lebih dikenal dengan rematik merupakan peradangan pada sendi yang diakibatkan oleh autoimun. Pada penderita rematik, sistem kekebalan tubuh berbalik menyerang bagian persendian yang sehat. Penyebabnya? Belum diketahui secara pasti, tapi diduga kondisi ini disebabkan oleh genetik.

Nah, umumnya gejala yang ditimbulkan karena rematik ini antara lain sendi kaku, mudah lelah, bengkak dan nyeri pada persedian, hingga demam. Untuk mencegah supaya gejalanya tidak bertambah parah, sebaiknya Anda menghindari beberapa makanan berikut:

Sosis

Selain praktis, sosis juga memiliki rasa yang lezat, sehingga tidak mengherankan jika makanan ini banyak disukai, mulai dari anak-anak hingga dewasa. Namun demikian, bagi penderita rematik, makanan yang terbuat dari daging merah olahan ini sebaiknya tidak dikonsumsi terlalu banyak.

Hal ini karena sosis mengandung bahan pengawet dan lemak jenuh, jika dikonsumsi berlebihan dapat memicu peradangan. Untuk itu, agar lebih sehat, Anda bisa mengganti sosis dengan ikan seperti sarden, salmon, dan tuna karena mengandung omega-3 yang berkhasiat untuk mengatasi nyeri rematik.

Roti

Apakah Anda suka sarapan dengan roti? Roti memang lezat, terlebih jika dimakan bersama dengan secangkir kopi atau teh. Namun, untuk yang menderita rematik, sebaiknya tidak mengonsumsi roti terlalu banyak dan dianjurkan untuk dihindari. Sebab, roti mengandung gula cukup tinggi.

Jika konsumsinya tidak dibatasi, maka dapat menyebabkan gula darah di tubuh naik. Ketika kadar gula darah naik dapat memicu produksi sitokin pro-inflamasi, sehingga bisa memperburuk peradangan dan kerusakan sendi. Oleh karena itu, sebaiknya hindari konsumsi roti, terutama yang menderita rematik, ya.

Gorengan

Gorengan, salah satu makanan yang banyak disukai masyarakat Indonesia karena rasanya yang enak dan mudah dibuat. Tidak hanya itu, gorengan juga memiliki banyak jenis seperti tahu, tempe, bakwan, risoles, dan lainnya. Meski enak, tapi bagi yang menderita rematik sebaiknya tidak mengonsumsi gorengan.

Sebab, gorengan mengandung lemak jenuh yang sangat tinggi. Apabila dikonsumsi secara berlebihan, gorengan dapat memperparah rematik. Kok bisa? Yap, karena kandungan lemak jenuh yang terdapat dalam gorengan tersebut dapat memicu peradangan. Makanya, penderita rematik tidak disarankan mengonsumsi gorengan.

Selain beberapa makanan di atas, penderita rematik juga sebaiknya tidak mengonsumsi beberapa makanan lain, seperti:

  • Makanan mengandung gluten
  • Makanan tinggi garam
  • Produk susu tertentu
  • Jeroan seperti hati, ampela, dan usus

So, itulah makanan-makanan yang sebaiknya dihindari penderita rematik supaya kondisinya tidak semakin parah. Nah, selain menghindari makanan di atas, penting untuk mengetahui cara mengatasi nyeri sendi lutut supaya kondisinya tidak bertambah parah. Semoga informasinya bermanfaat, ya!

By Editor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *