Bisnis yang sedang berkembang biasanya memiliki pembeli yang datang dari berbagai saluran sekaligus, seperti toko fisik, marketplace, dan media sosial. Kondisi ini membuat cara pengelolaan per kanal yang dulu dirasa cukup menjadi kurang efektif dan melambatkan operasional bisnis.
Perkembangan bisnis mendorong penggunaan software inventaris barang omnichannel ecommerce sebagai strategi realistis untuk menjangkau pasar yang semakin besar. Hal ini karena Manfaat dari omnichannel ecommerce sendiri muncul secara bertahap dan saling menopang. Alternatif omnichannel ecommerce harga terjangkau seperti Mekari Desty sering menjadi pilihan pebisnis yang sedang menambah kanal penjualan. Berikut ini tujuh manfaat yang paling langsung terasa dari penerapan omnichannel ecommerce.
1. Jangkauan Pembeli Lebih Luas tanpa Membuka Toko Baru
Menyediakan beberapa channel digital tidak mengharuskan Anda menyewa lokasi baru, sehingga pasar dapat diperluas dengan lebih efisien. Setiap channel penjualan menghubungkan bisnis dengan kelompok pembeli yang memiliki kebiasaan belanja berbeda-beda. Misalnya, ada pembeli yang lebih sering mencari produk lewat pencarian di marketplace, sementara kelompok lain tertarik melalui konten video di media sosial.
2. Nilai Belanja Pelanggan Cenderung Lebih Tinggi
Studi dari Harvard Business Review tahun 2017 terhadap 46.000 pembeli pada satu jaringan retail menemukan bahwa pelanggan yang menggunakan banyak kanal cenderung membelanjakan lebih banyak. Mereka berbelanja 4 persen lebih banyak di toko fisik dan 10 persen lebih banyak secara online dibanding pelanggan yang hanya menggunakan satu kanal.
Saluran yang saling melengkapi memberikan pembeli lebih banyak kesempatan dan titik sentuh untuk kembali melakukan pembelian. Namun, perlu diingat bahwa temuan ini berasal dari satu peritel di Amerika Serikat, sehingga besaran manfaatnya bisa berbeda untuk jenis bisnis lain.
3. Stok Semua Kanal Terbaca dari Satu Sumber
Omnichannel ecommerce memungkinkan satu stok induk digunakan sebagai acuan oleh semua etalase penjualan. Hal ini artinya, ketika terjadi penjualan di satu kanal, stok yang tersedia di kanal lain secara otomatis berkurang.
Keuntungan ini menjaga tim gudang, admin, dan bagian pembelian untuk selalu menggunakan data stok yang sama. Dengan begitu, tidak ada lagi versi stok yang berbeda yang bisa menimbulkan kebingungan atau kesalahan dalam manajemen inventaris.
4. Risiko Kehilangan Pembeli karena Stok Kosong Berkurang
Menurut studi yang dilakukan Gruen, Corsten, dan Bharadwaj pada 2002 mengenai respons pembeli saat menemukan produk tidak tersedia, diketahui bahwa 31 persen pembeli akan beralih ke toko lain, 26 persen beralih ke merek lain, 15 persen menunda pembelian, dan 9 persen bahkan tidak jadi membeli.
Dengan stok yang tersinkronisasi antar kanal, peluang pembeli menemukan barang yang sudah habis stoknya dapat diperkecil. Sebagai hasilnya, pembatalan pesanan yang dapat mempengaruhi penilaian toko di marketplace juga berkurang.
5. Pemrosesan Pesanan Lebih Cepat
Pesanan dari seluruh kanal terkumpul dalam satu antrean kerja yang terintegrasi. Hal ini memudahkan admin untuk memproses pesanan tanpa harus berpindah halaman atau platform, termasuk saat mencetak label pengiriman.
Kecepatan pemrosesan pesanan sangat penting karena ketepatan waktu pengiriman menjadi salah satu komponen utama dalam penilaian performa penjual di marketplace. Oleh karena itu, proses yang lebih cepat dapat berdampak langsung pada visibilitas dan reputasi toko Anda.
6. Keputusan Pembelian Berbasis Data Gabungan
Dengan laporan yang menggabungkan data penjualan dari semua kanal, Anda dapat mengambil keputusan pembelian stok ke supplier berdasarkan permintaan total, bukan hanya dari satu kanal saja.
Titik pemesanan ulang didasarkan pada rata-rata penjualan harian dikalikan dengan lead time supplier. Data gabungan dari berbagai kanal lebih akurat mewakili permintaan asli pasar dibanding data yang hanya berasal dari satu saluran.
7. Penambahan Kanal Baru Lebih Mudah Dijalankan
Karena struktur produk dan stok sudah menyatu dalam satu sistem, menghubungkan kanal baru menjadi lebih mudah. Kanal baru tidak memerlukan pencatatan terpisah sejak awal, sehingga penambahan saluran jualan dapat berjalan lebih efisien.
Selain itu, perbandingan performa antar kanal seperti omzet, margin setelah komisi, dan tingkat pembatalan memungkinkan Anda untuk menentukan kanal mana yang layak diperluas atau ditingkatkan.
Ketujuh manfaat ini bermuara pada aspek yang sama, yaitu pengelolaan penjualan yang tersebar di banyak kanal dengan menggunakan satu sumber data. Pondasi utama dari strategi ini adalah data produk yang seragam dan stok yang tersinkronisasi. Jadi, pastikan Anda menggunakan platform yang tepat untuk memenuhi strategi tersebut.
Mekari Desty adalah platform omnichannel marketplace dan software inventaris barang untuk membantu pebisnis online, admin e-commerce, dan tim operasional menyederhanakan dan mengelola operasional penjualan multi-channel dalam satu sistem terpusat secara lebih efisien sekaligus mempercepat pertumbuhan bisnis.
Sebagai bagian dari ekosistem software terpadu Mekari,

